BURUNG EMU DAN KISAH TRAGISNYA

Posting Komentar


Mengenal burung Emu

    Burung emu dengan nama latinnya Dromaius novaehollandiae adalah spesies burung terbesar yang ada Australia Burung emu mempunyai dua subspecies, diantaranya Emu Tasmania dan Emu pulau king,  jika kalian membandingkan dengan burung unta, burung emu lebih kecil daripada burung unta,meski demikian burung unta dan burung emu termasuk kelompok burung ratite.


    Burung asli Australia ini bias mencapai tinggi 1.9 meter dengan berat 36-40 kilogram. Burung emu memakan biji-bijian , buah-buahan dan sayur atau dedaunan yang cocok dengan burung ini. Meskipun dengan bobot dan tinggi tersebut kecepatan lari burung emu bisa mencapai 48 km/jam. Kedua kakinya memiliki 6 jari yang besar-besar.

Habitat Burung emu

    Habitat burung emu di Australia bisa mencapai temperature yang panas dan di sinari matahari yang terang benderang. Animal diversity mengatakan bahwa bulu burung emu yang tebal ,kasar dan berwarna keabu-abuan kecoklatan itu di desain khusus agar sinar matahari tidak sampai menembus masuk ke kulit. Meskipun demikian burung emu tetap menyukai hutan yang teduh dan dekat dengan sumber mata air.


    Burung emu betina bisa memiliki beberapa pasangan / poliandri. Pejantan burung emu yang mempunyai tugas untuk mengerami telur sampai membesarkan anak-anaknya. Masa pembesaran biasanya sekitar 5-18 bulan.

    

Akan tetapi burung ini sudah hampir punah setelah Bangsa Eropa bermukim di Australia pada tahun 1788. 

 

 Kisah Tragis burung Emu

    Sebuah kota di Australia barat, kota Nannup yang memiliki populasi sekitar 1300 orang telah di serbu oleh kawanan burung Emu. Burung-burung besar ini hidup di hutan semak yang memngelilingi kota tersebut. Burung Emu mulai muncul di pusat kota di pertengahan tahun lalu, Dewan kota Nannup mengutarakan bahwa di kotanya telah di serbu oleh kawanan burung emu, sekitar tiga kawanan burung emu berkeliaran di tengah kota. Jumlah kawanan burung emu itu sekitar 20 sampai 40 ekor. Munculnya kawanan burung emu ini membuat kota di penuhi oleh kotoran dan bulu di mana-mana, bahkan kebun sayur warga kota Nannup tak luput jadi santapan gerombolan burung ini. Kehadiran burung ini menjadi kontroversi, di satu sisi tanaman dan pencemaran yang di sebabkan oleh burung emu, di sisi lain uniknya kehadiran burung tersebut yang hadir di tengah kota.

Baca juga : Burung bubut

 Sebenarnya di Australia barat sendiri sudah tidak asing dengan kehadiran/ invasi burung emu ini. Pada tahun 1932, ratusan burung Emu menghancurkan tanaman di kota Campion yang letaknya beberapa mil dari kota Nannup. Situasi sangat menegangkansampai pemerintah Australia mengirimkan tentara dengan senapan mesin ke kota dan membunuh sejumlah besar burung-burung emu. Akan tetapi tidak lama setelah kejadian itersebut burung-burung emu ini kembali ke kota itu lagi untuk mencari makan.

 

 

 

 


Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter